Kelemahan Pertamina Garap Blok Mahakam Versi Mantan Dirut


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Blok Mahakam sampai saat ini masih dikelola oleh dua perusahaan asing INPEX dan Total. Menurut mantan Direktur Utama Pertamina, Ari H Soemarno, minyak dan gas bumi di Blok Mahakam masih bisa produksi untuk 20 tahun kedepan.


Rencananya negara melalui PT Pertamina (Persero) akan mengolah Blok Mahakam menggantikan INPEX dan Total. Namun Ari menilai Pertamina masih banyak kelemahan dalam menggarap Blok Mahakam.


"Kelemahan Pertamina adalah dalam hal teknologi dan management pengelolaan lapangan. Pertamina itu pengalamannya masih kurang," ujar Ari H Soemarno, Jumat (15/2/2013).


Menurut Ari H Soemarno, blok Mahakam sebaiknya dikelola secara joint operation dulu selama 5 sampai 10 tahun, setelah itu Pertamina ambil alih. Ari membandingkan hal tersebut, bagaimana kinerja blok WMO dan NWOJ yang dikelolanya.


"Jangan salahkan begitu saja SKK Migas kalau ragu akan kemampuan Pertamina sampai sekarang. Juga Pertamina memang tersendat-sendat untuk profesionalkan dirinya," jelas Ari.


Ari pun menilai kesalahan negara tak bisa mengelola blok Mahakam karena pemerintah yang menjabat.


"Salah pemerintah juga, contohnya menunjuk Direktur Hulu yang nggak punya pengalaman teknis lapangan dan managerial hulu migas sama sekali," ungkap Ari.



You're reading an article about
Kelemahan Pertamina Garap Blok Mahakam Versi Mantan Dirut
This article
Kelemahan Pertamina Garap Blok Mahakam Versi Mantan Dirut
can be opened in url
http://beritapenanganan.blogspot.com/2013/02/kelemahan-pertamina-garap-blok-mahakam.html
Kelemahan Pertamina Garap Blok Mahakam Versi Mantan Dirut

Title Post: Kelemahan Pertamina Garap Blok Mahakam Versi Mantan Dirut
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Author: Berita penanganan

Thanks for visiting the blog, If any criticism and suggestions please leave a comment

0 komentar:

Posting Komentar